Tunjangan Hari Raya (THR) adalah momen yang dinanti-nanti banyak orang, tetapi sering kali dana tersebut hanya numpang lewat tanpa memberi dampak finansial yang signifikan. Agar THR dapat dimaksimalkan dengan bijak, berikut adalah panduan mengelola uang THR agar lebih bermanfaat:
1. Cek Kondisi Utang
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengecek kondisi utang. Jika Anda memiliki utang yang sudah lewat tenggat waktu atau menumpuk, prioritaskan untuk melunasinya. Sebaiknya gunakan sekitar 30%-50% dari total THR untuk membayar utang yang mendesak. Hal ini akan mengurangi beban finansial dan memberikan kedamaian hati.
2. Tambahkan Dana Darurat atau Investasi
Jika utang sudah tidak menjadi masalah, langkah berikutnya adalah menggunakan sebagian dari THR untuk menambah dana darurat atau berinvestasi. Mengingat kondisi ekonomi yang tidak stabil, memiliki dana darurat yang cukup dalam bentuk uang tunai sangat penting. Porsi idealnya adalah sekitar 30%. Selain itu, Anda bisa mempertimbangkan investasi sesuai dengan profil risiko Anda untuk mempersiapkan masa depan.
3. Kebutuhan Keagamaan
Bagi yang merayakan, THR juga merupakan waktu yang tepat untuk memenuhi kewajiban keagamaan. Pastikan untuk menyisihkan sekitar 20% dari THR untuk zakat, baik itu zakat fitrah maupun zakat maal. Selain itu, infaq dan sedekah juga menjadi bagian penting dalam bulan Ramadan, yang dapat disiapkan meski Iduladha masih beberapa bulan lagi.
4. Kebutuhan Konsumtif
Setelah semua kewajiban finansial dan keagamaan terpenuhi, baru alokasikan dana untuk kebutuhan konsumtif. Ini termasuk membeli baju Lebaran, tiket mudik, angpau untuk keluarga, kue lebaran, dan berbagai kebutuhan lainnya yang biasanya muncul saat Lebaran. Pastikan untuk tidak berlebihan dalam membelanjakan uang agar tetap bisa mengelola keuangan dengan bijak.