erminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, mulai dipadati pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman pada Minggu, atau H-8 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
Berbagai rute perjalanan bus ke sejumlah daerah di Indonesia mulai ramai dengan penumpang yang bersiap untuk mudik.
Salah satu pemudik, Andri (43), warga Ciracas, Jakarta Timur, memilih berangkat dari Terminal Kampung Rambutan karena lokasinya yang dekat dengan tempat tinggalnya.
“Saya tinggal di Ciracas, jadi lebih praktis dari sini. Saya pulang ke Lampung dengan bus jurusan lintas Sumatra,” ujarnya.
Sebagai pedagang, Andri terbiasa mudik sekitar seminggu sebelum Lebaran setiap tahun, mengingat ia tinggal sendiri di Jakarta, sementara istri dan anaknya berada di Lampung.
Satria (65), pemudik lain, juga memutuskan mudik lebih awal ke kampung halamannya di Bandung.
“Saya berangkat bersama istri dari Kampung Rambutan menuju Bandung. Rumah kami ada di sana,” katanya.
Menurutnya, bepergian lebih awal merupakan langkah yang diambil untuk menghindari kesulitan mendapatkan tiket bus menjelang Lebaran.
“Kalau sudah dekat Lebaran, tiket biasanya habis. Saya sudah pesan sejak bulan lalu, kalau baru beli sekarang pasti susah dapatnya,” jelasnya.
Satria tetap memilih Terminal Kampung Rambutan sebagai titik keberangkatan karena lokasinya yang dekat dengan tempat tinggalnya di Cilandak, Jakarta Selatan.
Berbeda dengan Andri dan Satria, Mira (33) mengaku baru pertama kali menggunakan bus untuk perjalanan jauh.
“Saya biasanya naik pesawat, ini pertama kalinya pakai bus. Saya dari Mataram, tapi setelah saya cek, naik bus lebih hemat. Tiket pesawat bisa Rp2 juta, sementara bus hanya sekitar Rp900 ribuan,” katanya.
Meski waktu tempuh lebih lama, Mira merasa nyaman menggunakan bus karena tidak ada batasan bagasi dan ruang kakinya lebih lega.