Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini bahwa beberapa wilayah di Jawa Tengah berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat dalam dua hari ke depan. Peringatan ini disampaikan menjelang arus balik pemudik, sehingga warga dan para pemudik diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan.
Dalam peringatannya, BMKG menyebutkan bahwa daerah-daerah di Jawa Tengah yang berpotensi mengalami hujan lebat meliputi wilayah pesisir dan dataran rendah di sekitar Pekalongan dan Tegal. Selain itu, beberapa wilayah di bagian selatan seperti Cilacap dan Banyumas juga diprediksi akan mengalami intensitas curah hujan yang tinggi. Informasi ini diharapkan dapat membantu pemudik untuk merencanakan rute perjalanan yang lebih aman.
Situasi cuaca yang kurang mendukung ini menambah kompleksitas momentum arus balik Lebaran, di mana ribuan pemudik mulai bergerak kembali ke kota asal. Kondisi hujan lebat ini berpotensi menimbulkan risiko banjir dan genangan di beberapa titik rawan, sehingga pihak berwenang telah mengimbau agar masyarakat mengikuti update informasi cuaca secara berkala.
BMKG menegaskan agar para pemudik mempersiapkan diri dengan baik. Disarankan untuk selalu mengecek kondisi kendaraan, membawa perlengkapan darurat, dan menghindari jalur yang rawan banjir. Langkah-langkah preventif ini penting untuk meminimalisir potensi gangguan dan memastikan keselamatan di jalan raya.
Di tengah dinamika kondisi cuaca, peringatan ini menjadi sinyal penting bagi seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dan responsif terhadap perkembangan cuaca. Keputusan untuk mengatur ulang jadwal perjalanan atau memilih rute alternatif bisa menjadi langkah bijak demi menghindari kendala yang mungkin terjadi.